Senin, 16 April 2012
Windows XP
Submitted by
Unknown
di
19.14
PengembangMicrosoftSitus web: Windows XP: HomepageRelease informationRelease date: 25 October 2001 infoCurrent version: 5.1.2600.5512 Service Pack 3 (x86 SP3), Templat:Release date infoSource model: Closed source, Shared source[1]Lisensi:MS-EULAKernel type:HybridPlatform support:x86, x86-64, IA-64Support statusMainstream support (only with Service Pack 2 and 3)Windows XP atau Windows 5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan Windows XP Professional.Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner, seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows 95. perubahan revolusioner lagi akan terjadi pada peluncuran Microsoft Windows Vista.Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server.Latar BelakangWindows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.Macam-macam XPWindows XP muncul dalam banyak jenis:Windows XP ProfessionalWindows XP Home EditionWindows XP Media Center EditionWindows XP Tablet PC EditionWindows XP Starter EditionWindows XP Professional x64 EditionWindows XP Professional 64-Bit Edition for ItaniumWindows XP ProfessionalWindows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.Windows XP Home EditionWindows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.Windows XP Media Center EditionWindows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).Windows XP Tablet PC EditionWindows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.Windows XP Professional x64 EditionWindows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.Windows XP Professional 64-bit Edition for ItaniumWindows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.Windows XP Starter EditionWindows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.Fitur dan PeningkatanWindows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)Dukungan terhadap sistem domain Active DirectoryActive Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.Peningkatan pengaturan kontrol aksesSebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.
Fungsi Dasar Windows 7
Submitted by
Unknown
di
19.06
Fungsi Dasar Windows 7
Bagaimana kinerja Windows 7 dan apa saja fitur-fitur yang dibawa oleh Windows? Apakah sama dengan Windows Vista atau mungkin justru lebih baik? Dan apakah bagi anda pengguna Windows XP harus menggantinya dengan Windows 7. Biar tidak penasaran berikut ini adalah rangkuman secara sekilas tentang fitur baru yang ada Windows 7.
* Action Center, memungkinkan kita mengatur alert atau peringatan apa saja yang Windows 7 boleh tampilkan, sangat berguna untuk mengontrol UAC Messages yang memang tidak bisa didisable secara permanen
* Aero Shake, Klik dan goyangkan satu jendela atau Windows yang sedang terbuka, maka program ataupun windows lainya yang berada di belakang akan secara otomatis ter-Minimize
* Aero Snap, drag salah windows ke salah satu ujung desktop (atas, kiri atau kanan) maka secara otomatis Windows tersebut akan me-resize.
* Aero Peek, Arahkan mouse anda ke ujung bawah sebelah kanan maka secara otomatis windows atau program yang sedang aktif akan menjadi transfaran sehingga anda bisa melihat gadget atau icon yang ada di desktop atau bisa juga dengan menekan tombol Windows+Space
* Aero Templates dan Theme, kumpulan theme yang unik untuk Windows 7. Untuk mengakses dan menginstal Theme tersembunyi di Windows 7, silahkan ketikan pada kolom Search Program and Files di Star Menu "C:\Windows\Globalization\MCT" tanpa tanda kutip, dan sesuaikan drive C dengan lokasi instalasi Windows 7 anda. Disini kita bisa mendapatkan theme unik sesuai dengan lokasi wilayah yakni Australia, Kanada, Inggris, sampai Afrika.
* Device Stage, fungsinya untuk mempermudah kita melihat device apa saja yang tersambung ke laptop atau komputer kita, seperti bluetooth, kamera, printer, sampai kepada flashdisk ataupun kartu memori.
* Gadgets, telah ada di Windows Vista namun di Windows 7 kali ini tidak ada lagi yang namanya Sidebar, itu artinya kita bisa meletakkan Gadgets dimana saja di desktop kita.
* Home Group, memudahkan kita dengan cepat dan mudah membuat sebuah home network antara dua komputer atau lebih mempergunakan Windows 7
* Jump List, fitur cukup menarik, klik kanan pada sebuah icon program di Taskbar dan anda bisa melihat daftar file-file yang pernah dibuka oleh program tersebut (recent file) sehingga memudahkan anda membuka sebuah file.
* Libraries, sesuai namanya disini kita bisa dengan mudah mencari, mengorganisir file music, dokumen lainnya, foto sampai kepada video.
* Location Aware Printing, sangat berguna terutama bila anda sering menggunakan laptop anda berpindah-pindah tempat, misal di rumah, kantor ataupun warnet. Dengan adanya Location Aware Printing, Windows 7 akan mengingat printer sampai jaringan yang digunakan, sehingga ketika anda berada di rumah secara otomatis Windows 7 akan mempergunakan default printer yang ada di rumah, bila anda beralih ke kantor, Windows 7 pun akan secara otomatis mengingat printer yang di kantor.
* Fungsi Play, klik kanan pada file musik (lagu) lalu klik Play
* Windows Media Player 12, kalau anda sering memainkan file berformat 3GP, jangan khawatir di Windows 7 anda tidak perlu menginstal program khusus untuk memutar file 3GP, sebab WMP 12 telah mendukung file tersebut.
* Windows Touch, kalau anda punya laptop yang touchscreen maka Windows 7 telah mendukung fitur touchscreen tersebut.
* Windows XP Mode, memungkinkan kita untuk menjalankan Sesi XP untuk program-program yang memang tidak kompetible dengan Windows 7
Ada banyak fitur menarik di Windows 7 yang merupakan versi upgrade atau peningkatan dari fitur-fitur yang telah ada di Windows Vista maupun XP, jadi… kalau anda ingin mendapatkan sebuah pengalaman baru dalam berkomputer tidak ada salahnya memahami semua fitur dari Windows 7.
7 Keuntungan Menggunakan Debian GNU/Linux
Submitted by
Unknown
di
19.02
7 Keuntungan Menggunakan Debian GNU/Linux
Mengapa kita menggunakan O/S Debian GNU/Linux?
Mengapa kita menggunakan O/S Debian GNU/Linux?
Pertanyaan di atas sangat mendasar dan perlu untuk dijawab sebelum kita memutuskan untuk memilih “Operating System†(O/S). Di tengah iklim penegakan HAKI dan intensifnya operasi software bajakan, maka bangsa Indonesia perlu mencari solusi sistem operasi yang free, legal, dan OpenSource. Penggunaan software OpenSource membuat kita lebih mandiri mengembangkan IT di Indonesia, dan perputaran uang akan lebih banyak ke orang Indonesia. Salah satu software Open Source yang telah dipaket lengkap adalah Debian GNU/Linux.
(Sayang sekali, pengirim artikel ini anonymous dan tidak menyebutkan sumbernya, Red.)
Kembali pada pertanyaan di atas, maka dapat saya berikan paling tidak ada 7 keuntungan, jika kita menggunakan O/S Debian GNU/Linux, yaitu :
1. Admin Friendly ——————
1. Admin Friendly ——————
Admin yang dimaksudkan adalah “System Administrator†(SysAdmin), yaitu orang yang bertanggung jawab akan kestabilan dan keamanan komputer server. Seringkali seorang SysAdmin perlu melakukan “Remote Administrationâ€Â, yang mana sangat boros “resources†jika harus dilakukan pada lingkungan GUI (X-Windows), maka pilihan terbaik adalah dilakukan pada lingkungan Console (Shell). Hampir semua O/S “UNIX-Like†(sistem operasi berbasiskan UNIX) seperti Linux, BSD, Minix, masih melestarikan kekuatan console ini. Beberapa contoh “Control Panel†yang fleksibel digunakan pada lingkungan GUI maupun console adalah YasT pada O/S SUSE Linux (berbasis Redhat) dan Adminmenu pada O/S Libranet Linux (berbasis Debian). Tentu saja pada Debian juga tetap mempertahankan kekuatan dari lingkungan console.
2. User Friendly —————–
Pada awalnya O/S Linux dikenal sebagai O/S Server,bukan O/S Desktop. Seiring dengan perkembangan pengguna Linux, maka semakin banyak O/S Linux yang lebih meningkatkan “Kenyamanan User” tanpa harus mengorbankan kinerja, kestabilan dan keamanannya. Sebagai contoh O/S Mandrake Linux (berbasis Redhat), atau O/S Xandros Linux (berbasis Debian),dll. Tentu saja pada O/S Debian Linux juga mengalami evolusi yang sama.
3. Hardware Friendly ———————
Seringkali “feature†canggih dari sebuah O/S harus dibayar mahal dengan dukungan hardware yang sangat “mewahâ€Â. Padahal jika sebuah O/S dioptimalkan kinerjanya,bisa berjalan pada hardware yang mungkin tergolong lama. Sebagai contoh pada O/S Libranet Linux 2.8.1, hardware minimalnya adalah Processor Intel Pentium 100, 64 MB RAM, dan 4GB ruang kosong Harddisk. Sedangkan pada O/S Debian Linux 3.1, sebagai O/S Desktop dibutuhkan minimal Processor Intel Pentium 100, 64 MB RAM, dan 3GB ruang kosong Harddisk.
4. Architecture Independent —————————-
Pada umumnya sistem operasi jalan pada 1 arsitektur processor saja. Sebagai contoh O/S Mac-OS berjalan pada processor motorola (Mac PC) saja, sedangkan O/S Redhat yang pada awalnya mendukung beberapa jenis processor, sekarang O/S Redhat mendukung processor Intel saja. Debian sejak awal dapat berjalan pada beberapa processor, sampai release terbaru Debian dapat berjalan pada 11 arsitektur processor, yaitu Intel i386/i486/i586, Alpha, ARM, Intel IA-64, Motorola 68k, MIPS, PA-RISC, PowerPC, Sparc (dan UltraSparc), IBM S/390 dan Hitachi SuperH.
5. Kernel Independent ———————-
Kernel adalah “nyawa” dari sebuah sistem operasi, karena didalamnya berisi “library” yang akan menerjemahkan instruksi dari software aplikasi agar dapat dimengerti oleh hardware. Pada umumnya O/S hanya dapat mendukung satu jenis kernel saja, misalnya O/S Redhat Linux mendukung kernel Linux, sedangkan pada O/S FreeBSD mendukung kernel BSD. Anehnya Debian mendukung beberapa jenis kernel. Pada saat Debian berjalan diatas kernel linux, kita menyebutnya O/S Debian GNU/Linux. Selain itu Debian dapat juga berjalan diatas kernel Hurd atau BSD, maka kita menyebutnya O/S Debian saja. Jadi Debian sejak awal sudah bersiap diri jika suatu saat kernel linux tidak “free” lagi, maka Debian dapat menggunakan kernel lain yang masih “free”.
6. Free Software —————–
Seringkali orang menyalah artikan istilah “free” dengan gratis. Padahal arti sebenarnya lebih kearah “kebebasan” untuk melakukan modifikasi secara keseluruhan sebuah O/S, karena kita memiliki akses sepenuhnya terhadap “source code” O/S tersebut. Pada sistem operasi komersial para penggunanya tidak diijinkan untuk mengakses kedalam “source code” nya, dan hanya diijinkan untuk merubah konfigurasinya saja. Artinya kita akan sepenuhnya mengantungkan hidup kita pada dukungan dari vendor tersebut jika terjadi kesalahan (bug) pada sistem operasi kita. Itulah alasan mengapa NASA memilih Debian sebagai sistem operasi mereka. Pada O/S Redhat tidak semua applikasinya disertai “source codeâ€Â, sebab didalamnya terdapat juga aplikasi “Shareware†dan “Freewareâ€Â. Lain halnya dengan O/S Debian yang akan mengeluarkan software aplikasi dari CD Releasenya, jika tidak bersedia memberikan “souce codeâ€Ânya. Ini pernah terjadi pada KDE yang merupakan produk software komersial, sehingga beberapa release Debian tidak menyertakan KDE didalamnya, dan menggantinya dengan software “OpenSource†yakni GNOME. Namun karena akhirnya KDE bersedia memberikan “source code†nya, maka hingga kini Debian memasukkan KDE kedalam CD releasenya. Jadi Debian satu-satunya O/S yang 100% free (free, legal dan OpenSource).
7. Free Security Update ————————
Hampir semua O/S menyediakan “patching†pada situsnya untuk menutup celah keamanan (security hole) pada sistem operasinya. Namun mereka tidak menyediakan “patching†pada software applikasi yang di-install diatas sistem operasi tersebut(ini diserahkan kepada vendor software aplikasinya). Pada situs resmi Debian (http://security.debian.org) memberikan “patching†pada sistem operasinya & juga semua applikasi yang di-install diatas Debian (dengan syarat proses instalasi harus sesuai prosedur instalasi secara debian). Salah satu keunggulan Debian dibandingan Linux lainnya adalah ketatnya “audit security” di tiap “package†aplikasinya. Seringkali sebuah “package†aplikasi harus antri selama berbulan-bulan (bahkan sampai 3 tahun) baru bisa masuk ke CD Release Debian, karena dianggap masih memiliki celah keamanan pada “package†aplikasinya. Apakah akan berhenti proses “audit security” ketika sebuah package sudah masuk ke CD Release Debian, tentu tidak! Setiap kali ditemukan celah keamanan pada suatu “package†aplikasi pada CD Release Debian, maka akan diumumkan pada situs resmi debian, dan biasanya akan bermunculan berbagai solusi dari komunitas pengguna Debian. Maka solusi terbaik akan dipilih dan dimasukkan pada situs resmi diatas. Jadi siapa saja pengguna Debian diseluruh dunia yang “online†di internet, dan melakukan “update security†(dengan 2 perintah ajaib debian, yakni “apt-update†dan “apt-upgradeâ€Â), maka sistem operasi dan seluruh aplikasi yang terinstall diatasnya akan secara otomatis di “patchingâ€Â.Jadi semakin kita rajin melakukan update security, maka O/S kita semakin aman. Dan hebatnya lagi semua itu diperoleh dengan gratis !
Apakah hanya terbatas pada 7 keuntungan diatas ? Jawabannya tentu saja tidak, sebab tiap pengguna O/S Debian bisa memberikan berbagai alasan mereka mengapa menggunakan Debian sesuai dengan profesi dan bidang pekerjaannya.
==========================================
Debian memiliki konsep Distro Release yang ketat & teruji
==========================================
Debian memiliki konsep Distro Release yang ketat & teruji
==========================================
Pada awal lahirnya Debian, konsep “distribution” (distro) masih merupakan hal baru. Distro adalah pengorganisasian kernel (Hurd,BSD, atau Linux), dengan software GNU (misalkan gcc, vi, fetchmail,dll), ditambah software OpenSource (misalkan Apache, MySQL, dll), dan lingkungan “Shell†nya (misalkan bash, ksh, csh, X, dll), kedalam sebuah paket aplikasi, lengkap dengan mekanisme installasinya, sehingga menjadi satu “Operating System” yang lengkap.
Distro bersifat “terbuka” (open) dan “bebas” (free),artinya distro terbuka bagi siapa saja untuk ikut memberi kontribusinya sebagai software developer, dan para pemakai bebas menggunakan / memodifikasi distro tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Agar standar kualitas yang tinggi tetap terjaga, maka dibuat “kebijakan”(policies) dan prosedur untuk membuat “paket aplikasi” (package). Debian adalah satu-satunya distro bersifat “Micro Package”, artinya distro yang menggunakan informasi “ketergantungan” (dependency) antar “package”, agar O/S tetap konsisten ketika mengalami proses upgrade. Untuk itu perlu didukung dengan beberapa “software-tools” seperti APT,Aptitude, dll. Karena begitu “powerfull-nya”, APT ini diadopsi oleh banyak O/S komersial yang tidak berbasiskan Debian seperti O/S Linspire Linux (berbasis Redhat).
Keunikan Debian lainnya adalah aturan release Distro Debian.Sering pada saat Distro Linux megeluarkan release terbaru, maka versi yang lama akan obsolete sedangkan aplikasi terbaru akan sulit diakses oleh non-developers. Pada Debian justru sebaliknya, versi lama tetap bisa diakses, sedangkan versi terbaru bisa dengan mudah digunakan siapa saja. Debian menggunakan 3 tipe release (3-tier release system), dan versi dengan angka (growing number of obsolete versions).
Adapun 3-tier Release System pada Distro Debian adalah sbb :
1. Current Release (Stable-Release) ————————————
1. Current Release (Stable-Release) ————————————
Merupakan release terakhir yang dikeluarkan oleh Debian. Saat tulisan ini ditulis “current release†nya adalah Debian 3.1 dengan code-name “sarge”.
2. Current Pre-Release (Testing-Release) —————————————–
Merupakan calon “stable release†berikutnya yang akan terus-menerus dilakukan perubahan dan test sebelum menjadi versi release. Saat tulisan ini ditulis “current pre-release†nya adalah Debian 3.2 dengan code-name “etch”.
3. Unstable Release (CodeName “Sidâ€Â) ————————————-
Merupakan versi release dimana berkumpulnya aplikasi-aplikasi terbaru untuk dilakukan ujicoba secara intensif, dan memang release ini tidak dianjurkan digunakan pada suatu “production – system”. Seringkali terjadi “broken-package” pada saat proses instalasi pada versi ini, sebab aplikasi memang pada tahap ujicoba. Pemberian nama (code-name) pada Debian menggunakan nama – nama karakter dalam film kartun “Toy Storyâ€Â. Nama “Sid†adalah karakter anak kecil yang sangat destruktif yang tidak boleh keluar dari rumah. Dan memang pada release inilah tempat dimana para developer aplikasi yang sangat berpengalaman melakukan “testing†dan “debugging†pada aplikasi baru. Namun banyak juga user Debian yang mengambil aplikasi-aplikasi dari “Unstable Releaseâ€Â, yang kemudian dijalankan untuk diuji. Kadang mereka mendapatkan bahwa aplikasi dalam release ini sangat handal, yang tidak mereka temukan pada O/S terkenal lainnya.
Ada tier khusus yang seharusnya tidak boleh disentuh oleh user biasa pada umumnya, yaitu “Experimental”. Disinilah para developer mengolah package yg masih secara intensif dalam proses pengembangan. Seringkali banyak package aplikasi mengalami kegalalan dalam proses instalasi dan dapat merusak data pada aplikasi yang telah terinstall. Ini tejadi terutama pada aplikasi yang mengalami perubahan drastis. Jadi package yang ada dalam release “Experimental” hanya khusus untuk user yang benar-benar mengerti apa yang dia kerjakan, dan user yang ingin membantu melakukan tes terhadap software terbaru yang masih belum sepenuhnya siap (the very latest bleeding-edge software).
Beberapa release debian adalah sebagai berikut :
[Version-CodeName-Date] [Purpose]
1.1 Buzz (17/06/1996) obsolete Stable release
1.2 Rex (12/12/1996) obsolete Stable release
1.3 Bo (05/06/1997) obsolete Stable release
2.0 Hamm (24/07/1998) obsolete Stable release
2.1 Slink (09/03/1999) obsolete Stable release
2.2 Potato (15/08/2000) obsolete Stable release
3.0 Woody (19/07/2002) obsolete Stable release
3.1 Sarge (06/06/2005) current Stable release
3.2 Etch current Testing pre-release
n/a Sid current Unstable development version
n/a Experimental dangerous pre-release packages
1.2 Rex (12/12/1996) obsolete Stable release
1.3 Bo (05/06/1997) obsolete Stable release
2.0 Hamm (24/07/1998) obsolete Stable release
2.1 Slink (09/03/1999) obsolete Stable release
2.2 Potato (15/08/2000) obsolete Stable release
3.0 Woody (19/07/2002) obsolete Stable release
3.1 Sarge (06/06/2005) current Stable release
3.2 Etch current Testing pre-release
n/a Sid current Unstable development version
n/a Experimental dangerous pre-release packages
Pada saat debian woody release (7 set CD), jika kita membuat sebuah “master mirror†akan membutuhkan ruang kosong harddisk 80GB dan meliputi sekitar 11.000 package software. Sedangkan saat debian sarge release (14 set CD), meliputi sekitar 15.400 package software & dikerjakan oleh 1.600 “Debian Developersâ€Â. Hebatnya lagi semuanya bersifat terbuka source codenya dan gratis (open source and free).
=========================================
Debian memiliki teamwork yang teroganisir sangat baik
=========================================
Debian memiliki teamwork yang teroganisir sangat baik
=========================================
Proyek Debian secara resmi dicetuskan oleh Ian Murdock pada tanggal 16 Agustus 1993. Debian sendiri mempunyai ejaan resmi yaitu “deb ee n”, nama ini berasal dari gabungan nama pencetus Debian yakni Ian Murdock dan istrinya Debra.
Pada awalnya pembuatan Proyek Debian mendapat sponsor dari proyek FSF GNU (Free Sofware Foundation GNU) selama 1 tahun (Nopember 1994 sampai dengan 1995). Proyek Debian memberikan penekanan pada kehati- hatian dan kesinambungan dalam pembuatan package. Proyek dimulai dari sekelompok kecil “Free Software Hackers” (tightly-knit group of Free Software hackers), lalu secara bertahap berkembang menjadi komunitas besar “user “ dan “developerâ€Â.
Debian adalah contoh dalam skala besar apa yang disebut oleh Eric S. Raymond sbg “project software development†dg “Style Bazaarâ€Â. Proyek debian sepenuhnya terbuka bagi siapa saja, melibatkan berbagai jenis orang yang berbeda, tiap orang melakukannya karena dia merasa senang melakukankannya. Walau dalam kenyataannya Debian tidak mempunyai legalitas kelembagaan, tidak ada perusahaan Debian, tidak ada pemegang saham,dewan komisaris,dewan direktur, bahkan organisasi non-profit (Debian menggunakan organisasi “Software in The Public Interest” sebagai payung hukum), namun Debian sendiri tetap berjalan sebagai sebuah “Proyek Kerjasama dalam Skala Besar”.
Struktur keanggotaan dalam Proyek Debian bersifat sukarela dan demokratis. Adapun struktur keanggotaannya dapat dibagi menjadi 3 kelompok yaitu :
1. Debian Users. —————–
1. Debian Users. —————–
Adalah siapa saja yang menggunakan distribusi Debian, baik sebagai “System Administrator†yang menggunakan berbagai jenis prosessor, ataupun user biasa yang menggunakan Debian di rumahnya. Termasuk didalamnya adalah siapa saja yg secara langsung memberikan kontribusi kepada project, misalkan mengirimkan “patchesâ€Â, bug report, dan membuat debian packages.
2. Debian Developers (DD). —————————
Saat ini ada sekitar 1.600 DDs yang memiliki beberapa hak tambahan yaitu mereka dapat secara langsung meng-upload package software (karena merekalah yang membuat dan merawat package). User selain DD yang menginginkan package-nya masuk kedalam Distro Debian, harus mendapatkan sponsor dari DD, jika tidak mereka tidak akan dapat mengupload package software kedalam antrian. Seorang DD dapat juga memberikan pilihan (vote) pada saat penentuan policy atau pada saat pemilihan posisi-posisi khusus pada proyek Debian, dan mereka dapat juga mencalonkan diri mereka sendiri.
3. Debian developer yg memegang posisi khusus (Official Positions). ———————————————————————-
Posisi khusus tsb antara lain adalah “Debian Project Leader†(DPL), anggota “Technical Committeeâ€Â, “Release Manager†pada setiap release dari O/S Debian, dan manager dari berbagai infrastruktur seperti “mirrors†dan “build farmâ€Â. Untuk mendapatkan penghargaan dari orang-orang yang terlibat dalam “Debian Project†dan agar diakui menjadi “Debian Developerâ€Â, yg perlu dilakukan adalah berikan kontribusi nyata ke “Debian Project.†Jadi segeralah subscribe ke “Debian-Devel†dan terlibat didalamnya.
Debian mengalami beberapa kali perubahan kepemimpinan sejak 1993. Adapun beberapa nama yang pernah menjadi Debian Project Leader (DPL) adalah sbb :
[Nama] [Periode-Kepemimpinan]
Ian Murdock Agustus 1993 – Maret 1996
Bruce Perens April 1996 – Desember 1997
Ian Jackson Januari 1998 – Desember 1998
Wichert Akkerman Januari 1999 – Maret 2001
Ben Collins April 2001 – April 2002
Bdale Garbee April 2002 – April 2003
Martin Michlmayr Maret 2003 – Maret 2005
Branden Robinson April 2005 – sekarang (saat tulisan ini dibuat)
Bruce Perens April 1996 – Desember 1997
Ian Jackson Januari 1998 – Desember 1998
Wichert Akkerman Januari 1999 – Maret 2001
Ben Collins April 2001 – April 2002
Bdale Garbee April 2002 – April 2003
Martin Michlmayr Maret 2003 – Maret 2005
Branden Robinson April 2005 – sekarang (saat tulisan ini dibuat)
Kira-kira kapan ya, banyak orang Indonesia yang jadi “Debian Developersâ€Â, syukur-syukur jadi Debian Project Leader (DPL) ?
======================================
Debian menjadi “mesin” bagi banyak O/S OpenSource
======================================
Debian menjadi “mesin” bagi banyak O/S OpenSource
======================================
Karena begitu populernya sistem operasi Debian akhir-akhir ini, juga akibat kekecewaan para pengguna O/S Redhat (sebab menjadi 100% produk komersial), maka banyak penggemar Linux dan penggemar produk OpenSource beralih ke O/S Debian GNU/Linux. Sayangnya Debian dikenal sebagai O/S dengan konsep “software development†yg “kaku dan kolot”, dimana sangat pelit memasukkan software “OpenSource†versi terbaru kedalam distronya, sebelum benar-benar teruji dari sisi keamanannya ataupun kestabilannya.
Maka banyak pihak membuat distro sendiri, namun tetap menggunakan “mesin” Debian, yg terkenal stabil & secure. Karena “social contract” dari debian mengharuskan debian “freeâ€Â, maka jika dikomersialkan harus menggunakan nama lain, dan harus berbeda pengemasan distronya. Beberapa contoh distro komersial berbasiskan debian adalah Libranet Linux, Xandros Linux, Mepis Linux, dll. Sedangkan contoh distro non-komersial berbasiskan debian adalah Knoppix Linux, Gnoppix Linux, Ubuntu Linux, Phlak Linux, INSERT Linux, Progeny Linux, dll
.
.
Kelebihan dan kekurangan Linux
Submitted by
Unknown
di
19.00
Kelebihan dan kekurangan Linux
Kelebihan Linux:
- Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
- Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
- Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisalsourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
- Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
- Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
- Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
- Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
- Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
- Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux dihttp://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
- Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
- Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
Kekurangan Linux:
- Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
- Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
- Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
- Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
- Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
- Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Jadi intinya adalah, sudah siapkah Anda beralih ke Linux?
Kita belajar Linux tidak untuk mempersulit diri sendiri, tetapi kita sedang melakukan perbaikan dalam mempelajari logika-logika dalam dunia komputer pada umumnya. Dengan mengenal Linux kita jadi tahu bahwa suatu program bisa berjalan karena ada kernel, kita juga bisa tahu apa yang membuat sistem operasi berjalan, kita tahu analogi-analogi pemrograman dan juga konsep-konsep dasarnya. Karena "Linux diciptakan hacker untuk hacker".(Linus Torvalds - Bapak Linux).
Pengertian Linux – Sistem Operasi Linux
Submitted by
Unknown
di
18.57
Ubuntu
pengguna komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft, yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux. mungkin anda semua yang telah mengerti tentang komputer, sudah memahami bahwa sistem operasi windows bukanlah software yang bebas disebarluaskan, anda harus mengeluarkan biaya lisensi untuk bisa menginstal secara legal di komputer anda, tapi jika anda tidak mengeluarkan biaya lisensi, berarti bisa dikatakan windows yang anda gunakan adalah bajakan.
pada artikel ini membahas tentang pengertian linux. pengerian linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. jadi anda diijinkan untuk menginstal pada komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan untuk memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.
Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.
Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.
linux saat ini telah berkembang menjadi banyak distro (distribusi linux), misalnya adalah distro Redhat, Debian, Suse. saat ini distro linux yang sangat populer di gunakan di indonesia adalah distro Ubuntu yang merupakan turunan dari Debian.
Di bawah ini merupakan tampilan antarmuka desktop linux ubuntu
Jumat, 13 April 2012
Toko Pramuka Terlengkap
Submitted by
Unknown
di
20.50
Selamat datang di tokopramuka.com
Via Telp :
081228074999 ( Simpati )
087839210684 ( XL )
085799020200 ( IM3 )
Via SMS :
081904592205 ( XL )
081228074999 ( Simpati )
087839210684 ( XL )
085799020200 ( IM3 )
Via SMS :
081904592205 ( XL )
Perusahaan
Submitted by
Unknown
di
20.38
PROFIL PERUSAHAAN
Sebagai perusahaan pertama dan terbesar di Indonesia dalam memasarkan rokok herbal, ROKOKHERBAL selalu ingin menawarkan sesuatu hal yang baru.
ROKOKHERBAL sebagai industri multi purposing selalu bertujuan untuk meningkatkan kesehatan (health) masyarakat melalui produknya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem pemasarannya.
Salah satu pilar kekuatan ROKOKHERBAL terdapat pada penggabungan kekuatan originalitas produk dan konsep sistem pemasaran yang didukung tekhnologi yang canggih. ROKOKHERBAL mempunyai team khusus yang sudah berpengalaman dalam melakukan riset dan pengembangan produk rokok herbal. Sehingga dengan kemampuan team tersebut akan menghasilkan produk yang dapat bermanfaat dan bisa diterima oleh segala segmen konsumen di Indonesia bahkan dunia.
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
Kami merupakan sebuah perusahaan pemasar dan pemilik merek dagang RokokHerbal yang berkantor pusat di Jln. Kaliurang Km 06, Pandega Padma IA 03, Sleman, Yogyakarta, Indonesia. Aktifitas pemasaran produk yang kami lakukan dimulai sejak akhir tahun 2008 dan terus berkembang hingga sekarang. Visi kami ingin menjadi Perusahaan Rokok Herbal terbaik di Indonesia, oleh karena itu sebagai perusahaan pertama dan terbesar di Indonesia dalam memasarkan produk Rokok herbal, kami selalu ingin memberikan hasil yang terbaik dan menawarkan sesuatu hal yang baru.
Bukti komitmen tersebut kami wujudkan melalui inovasi, pengembangan startegi bisnis dan peningkatan mutu, rasa serta kualitas produk yang akan terus menerus kami lakukan. Dan sebagai sebuah Perusahaan yang berbasic industri multipurposing, kami selalu memfokuskan kinerja kami untuk meningkatkan kesehatan (health) masyarakat melalui produk yang kami hasilkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem pemasaran yang kami terapkan.
Misi kami adalah ingin menjadi Perusahaan RokokHerbal dengan omset terbesar di Indonesia serta selalu bermanfaat bagi semua makhluk ciptaan Tuhan. Pencapaian misi itu kami upayakan dengan mematangkan strategi bisnis kami, sehingga misi kami untuk menjadi Perusahaan RokokHerbal yang memiliki omset besar bukanlah suatu hal yang mustahil untuk bisa diwujudkan. Pilar kekuatan kami terdapat pada strategi pasar yang kami terapkan, yaitu kekuatan originalitas produk dan konsep penggabungan sistem pemasaran yang didukung dengan tekhnologi canggih. Sehingga target kami untuk bisa merangkum pergerakan pasar bisa dicapai dengan sangat baik. Melalui pilar kekuatan inilah, kami yakin misi yang ingin kami wujudkan bisa terealisasi dengan sempurna.
Kami pun mempunyai team khusus yang sudah berpengalaman dalam melakukan riset dan pengembangan produk kami. Sehingga dengan kemampuan team tersebut kami berorientasi untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan bisa diterima oleh semua segmen konsumen di Indonesia bahkan dunia. Untuk mendukung realisasi misi itu RHtech yang dimiliki perusahaan kami akan selalu mengeluarkan inovasi tekhnologi yang mutahir sehingga maksimalisasi kinerja bisnis kami bisa dilakukan dan konsep bisnis kami yang simple serta tepat sasaran juga bisa direalisasikan.
Kami berorientasi untuk fokus mengembangkan jaringan ke seluruh Indonesia bahkan masuk ke pasar internasional. Saat ini perkembangan jaringan dan pemasaran produk kami sudah ada hampir diseluruh wilayah Indonesia. Cakupan ini secara pasti akan semakin meluas seiring meningkatnya permintaan atas produk kami di masyarakat. Kualitas yang dimiliki produk-produk kami perlahan semakin diakui masyarakat karena mereka percaya produk kami memberikan khasiat yang baik bagi kesehatan. Keistimewaan inilah yang membuat kehadiran kami mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Karena tanpa harus mengubah kebiasaan dan gaya hidup yang dimiliki, kami menawarkan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan benefit yang luar biasa dari sisi kesehatan dan kesejahteraan. Dengan semua modal yang dimiliki ini, kami berkomitmen menjadi perusahaan Rokok Herbal terbaik di Indonesia.
Bukti komitmen tersebut kami wujudkan melalui inovasi, pengembangan startegi bisnis dan peningkatan mutu, rasa serta kualitas produk yang akan terus menerus kami lakukan. Dan sebagai sebuah Perusahaan yang berbasic industri multipurposing, kami selalu memfokuskan kinerja kami untuk meningkatkan kesehatan (health) masyarakat melalui produk yang kami hasilkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem pemasaran yang kami terapkan.
Misi kami adalah ingin menjadi Perusahaan RokokHerbal dengan omset terbesar di Indonesia serta selalu bermanfaat bagi semua makhluk ciptaan Tuhan. Pencapaian misi itu kami upayakan dengan mematangkan strategi bisnis kami, sehingga misi kami untuk menjadi Perusahaan RokokHerbal yang memiliki omset besar bukanlah suatu hal yang mustahil untuk bisa diwujudkan. Pilar kekuatan kami terdapat pada strategi pasar yang kami terapkan, yaitu kekuatan originalitas produk dan konsep penggabungan sistem pemasaran yang didukung dengan tekhnologi canggih. Sehingga target kami untuk bisa merangkum pergerakan pasar bisa dicapai dengan sangat baik. Melalui pilar kekuatan inilah, kami yakin misi yang ingin kami wujudkan bisa terealisasi dengan sempurna.
Kami pun mempunyai team khusus yang sudah berpengalaman dalam melakukan riset dan pengembangan produk kami. Sehingga dengan kemampuan team tersebut kami berorientasi untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan bisa diterima oleh semua segmen konsumen di Indonesia bahkan dunia. Untuk mendukung realisasi misi itu RHtech yang dimiliki perusahaan kami akan selalu mengeluarkan inovasi tekhnologi yang mutahir sehingga maksimalisasi kinerja bisnis kami bisa dilakukan dan konsep bisnis kami yang simple serta tepat sasaran juga bisa direalisasikan.
Kami berorientasi untuk fokus mengembangkan jaringan ke seluruh Indonesia bahkan masuk ke pasar internasional. Saat ini perkembangan jaringan dan pemasaran produk kami sudah ada hampir diseluruh wilayah Indonesia. Cakupan ini secara pasti akan semakin meluas seiring meningkatnya permintaan atas produk kami di masyarakat. Kualitas yang dimiliki produk-produk kami perlahan semakin diakui masyarakat karena mereka percaya produk kami memberikan khasiat yang baik bagi kesehatan. Keistimewaan inilah yang membuat kehadiran kami mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Karena tanpa harus mengubah kebiasaan dan gaya hidup yang dimiliki, kami menawarkan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan benefit yang luar biasa dari sisi kesehatan dan kesejahteraan. Dengan semua modal yang dimiliki ini, kami berkomitmen menjadi perusahaan Rokok Herbal terbaik di Indonesia.
LEGALITAS PERUSAHAAN
| Nama Perusahaan | : | PT. RH INDONESIA (Update) |
| No. Akta Pendirian | : | 01/2009 |
| SIUP | : | 503/422/3923/ PK/IV/2009 |
| TDP | : | 120235102697 |
| NPWP | : | 21.082.566.7 – 542.000 |
| Notaris | : | Taufik Yudanto, SH |
Langganan:
Postingan (Atom)

